【Nama】:Licorice
【Nama Inggris】:Akar Liquorice
【Pinyin】:Gān Cǎo
【Nama Lain】:Zanmeicao, Migan (dari *Shennong Bencao Jing*), Micao, Lucao (dari *Bielu*), Guolao (Tao Hongjing), Lingtong (dari *Jishi Zhu*), Fencao (dari *Qunfang Pu*), Tiancao (dari *Zhongguo Yaozhi Zhi*), Tiangenzi (dari *Zhongyao Zhi*), Bangcao (dari *Heilongjiang Zhongyao*).
【Kategori Bahan Obat】 : Rimpang
【Properti】:Manis, netral.
① *Klasik Materia Medika Shennong*: Rasa manis, sifatnya netral.
② *Suplemen untuk Klasik Materia Medika Shennong*: **.
③ *Arti Materia Medika yang Diperluas*: Sedikit mendinginkan.
④ *Kantong Mutiara*: Mentah, manis, netral; dipanggang, manis, hangat.
[Tropisme Meridian]:
Memasuki meridian Limpa, Lambung, dan Paru-paru.
① *Tangye Bencao*: Memasuki meridian Jueyin Kaki, Taiyin, dan Shaoyin.
② *Lei Gong Paozhi Yaoxing Jie*: Memasuki meridian Jantung dan Limpa.
③ *Bencao Tongxuan*: Memasuki meridian Limpa dan Lambung.
④ *Bencao Jingjie*: Memasuki meridian Taiyin Tangan dan Limpa Taiyin Kaki.
[Bagian Obat]:
Akar dan rimpang *Glycyrrhiza uralensis*, *Glycyrrhiza glabra*, dan *Glycyrrhiza inflata*, semuanya termasuk dalam famili kacang-kacangan.
[Asal dan Distribusi]:
Tumbuh di padang rumput kering dan lereng gunung yang cerah. Tersebar di Tiongkok Timur Laut, Tiongkok Utara, serta Shaanxi, Gansu, Qinghai, Xinjiang, Shandong, dan wilayah lainnya.
【Ciri Morfologi】:
1. Akar manis: Herba menahun, tinggi 30-100 cm. Rimpangnya kokoh, dengan kulit berwarna cokelat kemerahan. Batangnya tegak, berkayu, dengan rambut putih pendek dan kelenjar seperti bulu sikat. Daun majemuk ganjil memiliki panjang 8-20 cm; anak daun berjumlah 7-17, berbentuk bulat telur atau bulat telur lebar, panjang 2-5 cm, lebar 1-3 cm, ujung runcing atau tumpul, pangkal membulat, kedua permukaannya ditutupi rambut pendek dan kelenjar; stipula berbentuk lanset lebar, ditutupi silia putih. Tandannya berbentuk aksiler, dengan bunga-bunga yang tersusun rapat; kelopaknya berbentuk lonceng dengan 5 gigi lanset, ditutupi rambut-rambut pendek dan kelenjar seperti bulu di bagian luar; mahkota bunga berwarna biru-ungu, panjang 1,4-2,5 cm, gundul, dengan kelopak standar besar berbentuk oval yang bercakar, dan kelopak lunas lurus yang lebih pendek dari sayap, keduanya bercakar panjang; benang sarinya diadelphous (9+1). Polongnya berbentuk linier, berbentuk sabit atau melengkung melingkar, ditutupi kelenjar seperti bulu di bagian luar. Terdapat 4-8 biji berbentuk ginjal. Berbunga terjadi dari Juli hingga Agustus, dan berbuah dari Agustus hingga September.
2. *Glycyrrhiza glabra* (Licorice sclerotium) adalah herba menahun, tingginya sekitar 1 m. Batang dan cabangnya ditutupi kelenjar bersisik dan rambut putih pendek. Daunnya menyirip ganjil, panjang 5-14(-20) cm; anak daun berjumlah 9-17, berbentuk bulat telur atau lonjong, panjang 2-4 cm dan lebar 0,8-2 cm, seringkali sedikit bertepi di ujungnya, puber di bagian atas dan tertutup rapat kelenjar bersisik di bagian bawah; stipula berbentuk lanset. Bunganya berwarna ungu pucat, tersusun rapat pada duri-duri aksila; kelopaknya berbentuk lonceng, dengan 5 gigi lanset yang sama besar, baik di bagian dalam maupun luar ditutupi rambut kelenjar putih; kelopaknya berbentuk lonjong standar, panjangnya sekitar 11 mm; sayapnya sekitar 9 mm, cakarnya tidak jelas; lunasnya sekitar 8 mm. Polongnya pipih, agak lonjong, agak melengkung, panjang 20-30 mm dan lebar 4-7 mm, gundul, terkadang dengan beberapa adenoma yang tidak mencolok. Biji berjumlah 3-4. Periode berbunga: Juni-Agustus; periode berbuah: Juli-September.
3. *Glycyrrhiza inflata*. Herba menahun, tinggi 50-120 cm, terkadang kokoh dan berkayu di pangkalnya. Batang tegak, sering kali tertutup rapat dengan bercak-bercak sisik kelenjar berwarna cokelat kekuningan pucat, tidak memiliki rambut kelenjar tetapi dengan rambut lembut yang jarang, atau hampir gundul. Daun majemuk menyirip ganjil sepanjang 3-16 cm; anak daun 3-7, bulat telur, bulat telur sempit, lonjong hingga elips, panjang 1,5-5 cm, lebar 0,6-2,8 cm, ujung lancip atau tumpul, pangkal membulat, tepi sedikit merunduk, sering kali bergelombang jelas, permukaan atas hijau tua dengan bintik-bintik kelenjar berwarna cokelat kekuningan, permukaan bawah hijau cerah dengan bintik-bintik kelenjar hijau kekuningan pucat, mengkilap saat muda, gundul atau hampir gundul pada kedua permukaan;
Tangkai daun sepanjang 1-4 mm. Tandan; bunga kecil, merah keunguan, tersusun longgar. Polong lonjong, pendek, panjang 0,8-2 cm, menggembung, tanpa atau sedikit cekung, ditutupi bulu-bulu halus dan beberapa adenoma yang tidak mencolok. Biji kecil, 1-7 biji per polong. Berbunga Juni-Agustus, berbuah Juli-September.
【Dosis dan Cara Pemberian】:
Untuk penggunaan internal: Rebusan, 2-6 g. Bila digunakan untuk menyelaraskan herba lain, dosisnya harus kecil; bila digunakan sebagai herba utama, dosisnya harus sedikit lebih besar, sekitar 10 g. Untuk penanganan darurat keracunan, dapat digunakan 30-60 g. Bila digunakan sebagai herba penguat, sebaiknya dipanggang; bila digunakan sebagai herba pencahar, sebaiknya digunakan mentah. Untuk penggunaan eksternal: secukupnya, rebus dalam air untuk mencuci atau merendam; atau giling menjadi bubuk dan oleskan.

Whatsapp
0821-1070-269 
